| Program Perkuliahan Shift ~ S1, D3, S2 |
"Pendidikan Tinggi diselenggarakan dengan Sistem Terbuka" adalah lafal Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU No.20 Th.2003). Dan pd Penjelasan Peraturan tersebut ditulis : "Multi entry-multi exit system."
Demikian juga "Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat." adalah isi Undang-Undang RI Nomor 20 Th.2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sedangkan pd waktu ini faktanya sebagian warga negara ada sebagian masyarakat yg mempunyai keterbatasan waktu luang (lebih-lebih pekerja / pegawai). Juga terdapat sebagian warga negara yg mempunyai keterbatasan uang/finansial.
Maksud dan Tujuan melaksanakan Program Perkuliahan Shift ini Sebagai wujud menunaikan tanggung jawab tersebut Perguruan Tinggi Swasta terkait menyelenggarakan Program Perkuliahan Shift (Hybrid) ini beserta melaksanakan Komitmen Sosial. Yaitu dengan menyediakan kesempatan kepada semua warga negara lulusan SMA/SMK/MA, D3/Poltek/Akademi, D1, D2, S1 (Sarjana) / setaraf, dan sebagainya, baik yg mempunyai keterbatasan waktu luang maupun mempunyai keterbatasan uang/finansial, utk meningkatkan kuliah formal (atau pindah jurusan) ke jenjang Sarjana (S1) atau D3 / Diploma Tiga atau Magister / S-2 pd jurusan yg disukai, secara layak serta berkualitas disesuaikan dengan keunggulan masing-masing Perguruan Tinggi Swasta terkait. Juga Biaya kuliahnya diperhitungkan dengan komitmen yg tinggi serta proses pemikiran matang2 agar terjangkau calon mahasiswa, dikarenakan selain dibantu dengan adanya subsidi silang, demikian juga dgn memberi fasilitas utk membuat menjadi ringan beban dana/biaya pendidikan tanpa adanya bunga, sehingga bisa dicicil bulanan berdasarkan kekuatan mahasiswa/i.
Sistem studi Program Perkuliahan Shift dilaksanakan dengan kompetensi tinggi dan sangat cocok bagi karyawan yg sibuk dgn pekerjaannya maupun utk yg bukan karyawan. Selain perkuliahan secara tatap muka di ruang kelas, juga menerapkan pelbagai metode efektif melalui tugas khusus perorangan terarah, tugas kelompok yg komunikatif, serta diakhiri dengan bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yg terarah, terprogram dan terjadwal sehingga mhs bisa menuntaskan studi tepat waktu.
Lulusan Program Perkuliahan Shift keahlian penguasaan teori yg kuat sekaligus penerapannya, dan keahlian profesional dan cara pandang yg komprehensif; mempertinggi sikap mental kompeten yg berorientasi pd penanganan solusi problematik bertumpu alur berpikir-sistem; ahli mempertinggi kajian-kajian teoritis konsepsional terkini; mendapatkan keahlian melakukan serbaneka penelitian dasar maupun terapan.
Lulusan Program Perkuliahan Shift ditargetkan utk menjadi Sarjana (Strata Satu / S-1), Ahli Madya (Diploma Tiga / D-III) serta Magister/Master (S-2) disesuaikan dengan dengan jurusannya, yg bisa mempertinggi kemahirannya dgn bekal ilmu, teknologi, dan seni, sehingga ahli memperoleh menganalisa dan penyelesaian problematik sekaligus meninggikan ilmu pengetahuannya.
Kompetensi lulusannya dalam hal menangani tiap problematik, ahli mengungkap struktur dan inti masalah dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan pemecahannya; mengetahui serta dapat menerapkan kegunaan teknologi informasi; bisa menerapkan ilmu; cakap dan terampil berdasarkan bidang keilmuannya; dapat memperoleh menganalisa dan penyelesaian problematik secara logika, menerapkan data/informasi yg disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yg tidak/kurang jelas; ahli mandiri di dalam pekerjaan serta berupaya.
Kompetensi dasar lulusan Program S1, D3 dan S2 Perkuliahan Shift (Hybrid) adalah mendapatkan kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; ahli menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa pengetahuan senantiasa maju serta berkembang; ahli menelusuri dan memperoleh informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa senantiasa belajar.
Selain diberi pembekalan keahlian bekerjasama di dalam tim, Lulusan Program Perkuliahan Shift, demikian juga diperlengkapi keahlian utk memahami pengetahuan terhadap etika, diperlengkapi ilmu, etika akademik serta profesi, keahlian utk menerapkan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya, keahlian memahami ilmu pengetahuan disesuaikan dgn bidang keilmuannya, sekaligus diberi pembekalan keahlian serta kemahiran utk mengelola tim/organisasi secara komprehensif pada bidang yg disesuaikan dengan bidang keilmuannya. |
| |
|